Student Forum ini dilaksanakan oleh 3 Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan Pendidikan Pekerjaan Sosial/Kesejahteraan Sosial di Yogyakarta, yakni Jurusan Sosiatri STPMD APMD,  Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga, Jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan UGM, dan yang didukung oleh Kementerain Sosial Republik Indonesia, Konsorsium Pekerjaan Sosial Indonesia, Yayasan Damandiri, dan Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosial. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 29 Juni 2012 jam 08:00-16:00 di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dibuka Langsung oleh Dekan Fakultas dakwah UIN Sunan Kalijaga, Dr. H. Waryono, M.Ag.

Student Forum merupakan rangkaian dari acara International Consortium for Social Development Asia and Pacific (ICSD-AP) 2012, yang saat ini sedang melaksanakan konferensi se-Asia Pasifik di Royal Ambarukmo, Yogyakarta, mulai tanggal 27-30 Juni 2012. Konferensi Internasional ini secara khusus bertujuan untuk menginisiasi sebuah diskusi yang membahas langkah-langkah pembangunan sosial ke depan pasca MDGs, yang didesain sebagai sebuah forum akademik dan juga forum kebijakan. Sebagai forum akademik, konferensi ini memungkinkan terjadinya dialog bagi para peneliti dan mahasiswa untuk berbagi dan mendiskusikan teori, metode, pendekatan dan program-program pembangunan sosial yang saat ini di implementasikan dengan kerangka MDGs, juga sangat potensial dapat melahirkan pendekatan dan program baru. Sebagai forum kebijakan, konferensi ini ditujukan untuk melakukan dialog antara pengambil kebijakan di Asia Pasifik dengan melibatkan lembaga-lembaga pembangunan internasional.

Students Forum sebagai salah satu forum akademik dalam konferensi internasional ini menjadi wadah atau forum bagi para mahasiswa ilmu kesejaheraan sosial seluruh indonesia untuk berdiskusi, membangun relasi dan mengungkapkan visi mereka tentang pembangunan sosial pasca MDGs. Secara khusus, Students Forum ini bertujukan untuk, 1) Meningkatkan kesadaran akan kebutuhan dan isu-isu pembangunan di Asia Pasifik, 2) Dialog dan membangun relasi yang berkelanjutan diantara pelajar dan mahasiswa, dan 3) Mengajak peserta untuk membangun visi bagi penguatan pembangunan sosial di seluruh dunia.

Untuk mencapai tujuan tersebut ada dua kegiatan yang dilakukan yaitu:

Session I, 09.00 AM-11.30 WIB : Seminar nasional dengan tema “Sumber Daya Manusia; Kesehatan dan Pendidikan, dan Intervensi berbasis Komunitas dan Usaha Mikro”. Para narasumber dalam sesi ini adalah mahasiswa yang memenangkan beasiswa Damandiri. Hasil dari seminar ini adalah rekomendasi mahasiswa Kesejahteraan sosial seluruh Indonesia untuk pengembangan pembangunan kesejahteraan sosial di indoensia. Sesi ini dihadiri oleh 73 orang mahasiswa/mahasiswi dari berbagai jurusan/program studi ilmu kesejahteraan sosial/pekerjaan sosial di seluruh Indonesia, seperti IAIN Ar-Raniri Aceh, Universitas Indonesia Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Unpad Bandung, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UGM, Unej Jember, dll.

Session II, 02.00 PM-04.00 WIB: Talk Show. Sesi kedua ini dihadiri oleh 300 peserta dengan menghadirkan mahasiswa dan para pakar pembangunan sosial dari berbagai negara seperti Canada, USA, Autralia, Sudan, Korea Selatan, Philipina, India, Vietnam, Indonesia,  dll untuk mendiskusikan hasil dari student forum dan konferensi internasional.